Proses Imitasi dan Identifikasi Pada Usia Batita

Proses imitasi atau peniruan pada usia batita akan dilanjutkan ke proses identifikasi pada usia prasekolah. Jadi waspadalah, karena di usia ini berarti anak sudah siap menuju proses berikutnya. “Ia bukan hanya akan mengambil gaya bicara dan tingkah laku kita, tapi juga pada karakteristik kita sebagai manusia dewasa.”

Nantinya, anak tidak hanya membeo apa saja yang kita lakukan, tapi juga menjadikannya sebagai bagian dari dirinya. “Ia merasa dirinya adalah orang atau model yang ditirunya. Ia percaya, ia mampu melakukan apa saja yang dilakukan si model. Dalam kehidupan sehari-hari, ia mengambil semua yang melekat pada diri model. Ia akan meniru cara si model makan, berpakaian, gaya berbicara, dan bertingkah laku.

Bahkan karakteristik, kepercayaan/keyakinan, dan nilai-nilai orang tersebut juga akan
diambilnya. Itulah yang dalam psikologi dikenal sebagai proses identifikasi.” Identifikasi merupakan proses alamiah, atau bagian dari perkembangan kepribadian
setiap anak. Tentu dengan keunikan masing-masing.”

Pos ini dipublikasikan di Psikologi Anak dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s